Tampilkan postingan dengan label nature health devil's claw. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nature health devil's claw. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Mei 2013

Apa Itu Tumbuhan Echinacea?

Apa Itu Tumbuhan Echinacea?

Saat ini banyak produk obat tradisional (jamu tolak angin), multivitamin atau minuman berenergi mengandung Echinacea beredar di pasaran. Apakah Echinachea itu? Echinacea atau purple cone adalah genus dari tanaman yang banyak tumbuh di daerah Amerika Utara dan Eropa. Tumbuhan ini telah lama digunakan sebagai obat khususnya bagi suku asli Amerika untuk mengobati berbagai penyakit dari infeksi sampai gigitan ular. Echinacea purpurea dipercaya dapat meringankan Common cold, influenza, dan infeksi pernafasan lainnya dan meningkatkan sistem imun untuk melawan infeksi.
Dinegara asalnya (negara 4 musim)  biasanya Echinacea dipanen sampai  3 kali , Sebelum musim gugur dipanen dari batang ke atas, dan nanti musim semi tumbuh lagi Echinacea dengan bunga warna lain putih /merah tetapi echinacea yang  berwarna merah dan putih ini kadarnya sangat rendah sehingga tidak dipakai untuk pengobatan.
Ada beberapa jenis yang serupa: Echinacea purpurea, angustifolia, dan palida. Masing-masing mempunyai sifat medis yang sedikit berbeda.Echinacea purpurea tampak lebih aktif dalam tabung percobaan. Echinacea angustifolia tampak lebih efektif pada manusia. Echinacea mengandung beberapa bahan kimia yang berperan dalam efek terapi, kandungan tersebut antara lain; polisakarida, glikoprotein, alkamides, minyak atsiri, dan flavonoid.
Echinacea adalah jamu yang paling umum dipakai oleh orang asli Amerika di daerah Great Plains. Echinacea adalah salah satu jamu yang paling laku di AS. Sejak akhir 1930-an, peneliti Jerman meneliti echinacea dan dampaknya pada sistem kekebalan tubuh. Pemerintah Jerman sudah menyetujui akar Echinacea palida dan daun Echinacea purpurea untuk dipakai terhadap selesma, flu, dan infeksi saluran pernapasan dan saluran kencing yang kronis. Banyak penelitian mendukung penggunaannya. Namun satu penelitian di AS pada 2006 tidak menemukan manfaat dari satu bentuk tertentu.
Kegunaan utama echinacea adalah untuk mengobati selesma dan flu. Echinacea juga dipakai untuk infeksi saluran kencing, luka pada kulit yang tidak pulih, dan masalah kulit seperti psoriasis dan eksema. Echinacea merangsang sistem kekebalan tubuh. Jamu ini mendorong penggiatan sel CD4 dan meningkatkan kegiatan sistem kekebalan tubuh. Echinacea juga membantu sel darah putih melawan kuman. Dampak ini dapat menjadi semakin kurang bila echinacea dipakai lebih dari beberapa minggu.

Untuk mendapatkan tumbuhan Echinacea dapat ditemukan di beberapa vitamin salah satunya ialah Nature Health Echinacea 250mg. Menggunakan sistim Standardized Extract yang menghasilkan konsentrat bahan aktif yang tepat dan stabil sehingga dosis dan kualitas produk terjamin dan menggunakan bahan baku berkualitas tinggi, 100% alamiah tanpa zat kimia, pengawet maupun pewarna.

Selasa, 21 Mei 2013

Apa itu Tanaman Devil’s Claw?


Apa itu Tanaman Devil’s Claw?

Nama botani, Harpagophytum, berarti "tanaman kail" dalam bahasa Yunani. Tanaman ini, yang asli Afrika, Nama tersebut berasal dari penampilan buahnya, yang ditutupi dengan kait dimaksudkan untuk membantu melekatkan benih pada hewan yang singgah. Akar dan umbi tanaman yang digunakan untuk membuat obat. Devil’s Claw telah menjadi pengobatan anti-inflamasi dan arthritis yang populer sejak pertama kali ditemukan di Afrika Selatan oleh kolonis Eropa di abad ke-18.
Devil’s Claw tumbuh subur di tanah liat atau berpasir tanah. Akar Devil’s Claw dikumpulkan saat musim hujan berakhir dan Buah Devil’s Claw tampaknya akan ditutupi seperti dengan kait. Kandungan yang terdapat pada Devil’s Claw berasal dari harpagoside, harpagide, procumbine yang merupakan bahan-bahan aktif bermanfaat untuk anti-inflamasi dan analgesic pada tumbuhan ini.
Devil’s Claw digunakan untuk "pengerasan arteri" (aterosklerosis), arthritis, asam urat, nyeri otot (myalgia), nyeri punggung, tendonitis, nyeri dada, gastrointestinal (GI) marah atau membakar hati, demam, dan sakit kepala migrain. Ini juga digunakan untuk kesulitan dalam melahirkan, masalah haid, reaksi alergi, kehilangan nafsu makan, dan ginjal dan penyakit kandung kemih.
Karena penelitian telah menunjukkan tidak ada efek samping, bahkan pada dosis yang sangat tinggi, Devil’s Claw bisa menjadi alternatif bagi mereka yang sering mengkonsumsi obat anti nyeri seperti ibuprofen dan acetaminophen, yang dapat menyebabkan masalah hati dan perut. Devil’s Claw dapat menjadi pilihan yang sehat untuk mengobati nyeri sendi.
Radang sendi (arthritis), yang sering pula disebut sebagai rematik banyak diderita orang lanjut usia. Arthristis disebabkan oleh peradangan jaringan yang melapisi sendi. Tanda-tandanya berupa kemerahan, pambengkakan, rasa panas dan sakit pada anggota tubuh.
Memperbaiki pola makan kita dengan memperkaya antioksidan adalah merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membuat diri Anda lebih baik. Istirahatkan bagian yang sakit dan kompres dengan air hangat, olahraga peregangan ringan, mandi air panas. Jaga berat badan ideal karena tubuh gemuk dapat lebih membebani tubuh yang sakit. Dan lebih baik mencoba untuk mengkonsumsi vitamin yang berasal dari Devil’s Claw salah satunya adalah Nature’s Health Devil’s Claw. Nature’s HealthDevil’s Claw menggunakan Standardized Extract Formula yang menghasilkan konsentrat bahan aktif yang tepat dan stabil, sehingga dosis dan kualitas produk terjamin dan menggunakan bahan baku kualitas tinggi yang 100% alamiah, tanpa zat kimia, pengawet maupun pewarna. Silakan Mencoba.!